Apa yang harus saya katakan..
ahh bisakah semuanya sederhana saja ?
"ditengah jalan ia sepertinya lupa tujuan gw, ahh lagi pula tujuan gw itu dangkal"
Begitu pernyaataan seseorang dalam sebuah obrolan (baca: curhat). Saat itu juga saya tidak lagi berminat melanjutkan pembicaraan, diam sebentar dan kemudian berpamitan..
Saya sudah terbiasa disepelekan untuk dianggap tak tahu apa-apa, dan sebetulnya tak mengapa.. hanya kali ini sedikit terkejut tidak mengerti. Saya diam saja saat dicap tak tahu apa-apa. Saya menerima saat mereka membicarakan saya dibelakang. Memaklumi malah mungkin terlalu menghargai setiap kegundahan mereka, bahkan saat mereka terlalu asik memikirkan diri mereka sendiri...
Saya diam untuk mereka, ingin mereka nyaman.. ingin semua tetap baik-baik saja
lalu..
Haruskan saya tetap diam..? setelah semua anggapan remeh yang ada dikepala mereka, masih ditambah dengan perlakukan seenaknya terhadap saya. Tidak bisa kah mereka menghargai saya sedikit saja...??
'Dangkal' hah ??
Perlukah saya mendengar itu ?!
Kemarin saya melihat matahari sore, saat itu cahayanya terasa hangat...mengingatkan saya akan ketulusan. Membuat saya rindu orang-orang diluar sana..orang2 yang membuat saya merasa sangat dihargai, mereka yang membiarkan semuanya mengalir, mereka yang menemani dengan sederhana...hanya dengan sederhana...
terlalu mencintai kopi..satu cangkir..dua cangkir...tiga cangkir..stop!
Tuesday, August 07, 2007
Thursday, July 26, 2007
Friday, July 06, 2007
Cukupkah satu cangkir..?
"Bule..satu cangkir kopi sudah cukup..."
Yah memang betul, satu cangkir kopi sudah cukup untuk membuat kita mengecap rasa.
Seseorang datang pda gw dan berkata:
"hai kamu..iya kamu, kamu sang grilyawan..hehe"
gw pun bertanya :
"ohh yaa..?? kamu siapa ? "
"saya pun begitu, grilyawan juga"
"Ahh kenapa kita harus sama..?"
dia malah tertawa:
"ah haa grilyawan tak pernah sama. Apa itu kebebasan menurut kamu ?""
karena tidak mengerti gw menyerah:
"Ok jelaskan pada saya"
"Mereka yang datang dari sanubari mu, mereka yang mingirim dan mendorongmu pada perbuatan yang sudah atau sedang kamu lakukan saat ini..seperti kebebasan menghirup udara, begitulah sebuah kebebasan seharusnya tercipta, bermakna dan lepas. Berarti dan dimengerti, tidak membelenggu namun tak merugi. Integritas.. tidak semua orang memiliki dan memahaminya..
seorang grilyawan tidak pernah berbohong pada hatinya. Karena sebetulnya kita akan terus berjalan jika belum menemukan dan akan berhenti saat merasa cukup "
*********************
Jangan sangka gw ngerti, gw ga ngerti org ini ngomong apa. Gw tidak mengerti sampai akhirnya hari ini. Ketika gw menyeruput cangkir kopi ke dua gw, dan tak lama seorang teman menegur "bule satu cangkir aja udah cukup!!" satu peringatan yang masuk akal mengingat hari ini jantung gw berdebar-debar dan kepala gw terasa sakit. Gw tinggalkanlah cangkir kopi yang baru satu kali gw seruput itu. Apa yang terjadi beberapa saat kemudian ?? gw ga kuat, semakin ditahan keinganan minum kopi malah bertambah, dan gw semakin tidak konsentrasi. Akhirnya kopi itu gw minum lagi, dan apa rasanya setelah itu..? gw merasa bodoh, bodoh karena rasa kopinya kurang nikmat akibat sudah dingin, bodoh karena merasa jadi terlalu terikat sesuatu bernama kopi, bodoh karena telah berhenti menikmati cangkir kedua padahal sudah terlanjur bikin. Huh..seharunya gw nikmati saja satu cangkir itu. Barulah berhenti untuk tidak membuat cangkir ke tiga, dengan tetap mengingat dan berusaha melakukan nasehat teman gw pada hari-hari berikutnya "satu cangkir kopi sehari, cukup!!"
Nah lalu apa pula hubungannya kopi dengan grilyawan apalagi kebebasan..?
Begini..satu kali kita berkhianat maka kita kan melakukan pengkhiantan2 berikutnya, dan buntutnya kita malah nggak jadi bahagia.
Bayangkan ini bukan kopi...
Bayangkan jika kamu sedang malakukan hal yang sangat kamu cintai dan seseorang melarangmu melakukannya demi kebaikanmu, dan seketika itu kamu berhenti. Ada masanya kamu akan merasa sedang mengkhinati perasaanmu sendiri karena meninggalkan sesuatu yang membuat hatimu senang dan itu membuatmu tidak bahagia, karena itu kamu memutuskan untuk melakukannya lagi, tapi itu justru membuatmu merasa lemah karena sudah mengkhianti komitmen mu, dan yg selanjutnya terjadi kamu malah jadi tidak menikmatinya, padahal hal tersebut sebelumnya membuatmu bahagia...akhirnya kamu merasa tidak berguna..hehehe panjang yaa...
Dari sekian banyak yang diungkapkan sang grilyawan, gw cuma baru bisa menangkap satu kesimpulan "Integritas dan kesetiaan justru salah satu unsur yang membuat kita merasa bebas"
kesetiaan terhadap diri sendiri membuat kita utuh ya..ya..yaa. Lalu sejauh apa kita mampu setia pada diri sendiri ???
Yah memang betul, satu cangkir kopi sudah cukup untuk membuat kita mengecap rasa.
Seseorang datang pda gw dan berkata:
"hai kamu..iya kamu, kamu sang grilyawan..hehe"
gw pun bertanya :
"ohh yaa..?? kamu siapa ? "
"saya pun begitu, grilyawan juga"
"Ahh kenapa kita harus sama..?"
dia malah tertawa:
"ah haa grilyawan tak pernah sama. Apa itu kebebasan menurut kamu ?""
karena tidak mengerti gw menyerah:
"Ok jelaskan pada saya"
"Mereka yang datang dari sanubari mu, mereka yang mingirim dan mendorongmu pada perbuatan yang sudah atau sedang kamu lakukan saat ini..seperti kebebasan menghirup udara, begitulah sebuah kebebasan seharusnya tercipta, bermakna dan lepas. Berarti dan dimengerti, tidak membelenggu namun tak merugi. Integritas.. tidak semua orang memiliki dan memahaminya..
seorang grilyawan tidak pernah berbohong pada hatinya. Karena sebetulnya kita akan terus berjalan jika belum menemukan dan akan berhenti saat merasa cukup "
*********************
Jangan sangka gw ngerti, gw ga ngerti org ini ngomong apa. Gw tidak mengerti sampai akhirnya hari ini. Ketika gw menyeruput cangkir kopi ke dua gw, dan tak lama seorang teman menegur "bule satu cangkir aja udah cukup!!" satu peringatan yang masuk akal mengingat hari ini jantung gw berdebar-debar dan kepala gw terasa sakit. Gw tinggalkanlah cangkir kopi yang baru satu kali gw seruput itu. Apa yang terjadi beberapa saat kemudian ?? gw ga kuat, semakin ditahan keinganan minum kopi malah bertambah, dan gw semakin tidak konsentrasi. Akhirnya kopi itu gw minum lagi, dan apa rasanya setelah itu..? gw merasa bodoh, bodoh karena rasa kopinya kurang nikmat akibat sudah dingin, bodoh karena merasa jadi terlalu terikat sesuatu bernama kopi, bodoh karena telah berhenti menikmati cangkir kedua padahal sudah terlanjur bikin. Huh..seharunya gw nikmati saja satu cangkir itu. Barulah berhenti untuk tidak membuat cangkir ke tiga, dengan tetap mengingat dan berusaha melakukan nasehat teman gw pada hari-hari berikutnya "satu cangkir kopi sehari, cukup!!"
Nah lalu apa pula hubungannya kopi dengan grilyawan apalagi kebebasan..?
Begini..satu kali kita berkhianat maka kita kan melakukan pengkhiantan2 berikutnya, dan buntutnya kita malah nggak jadi bahagia.
Bayangkan ini bukan kopi...
Bayangkan jika kamu sedang malakukan hal yang sangat kamu cintai dan seseorang melarangmu melakukannya demi kebaikanmu, dan seketika itu kamu berhenti. Ada masanya kamu akan merasa sedang mengkhinati perasaanmu sendiri karena meninggalkan sesuatu yang membuat hatimu senang dan itu membuatmu tidak bahagia, karena itu kamu memutuskan untuk melakukannya lagi, tapi itu justru membuatmu merasa lemah karena sudah mengkhianti komitmen mu, dan yg selanjutnya terjadi kamu malah jadi tidak menikmatinya, padahal hal tersebut sebelumnya membuatmu bahagia...akhirnya kamu merasa tidak berguna..hehehe panjang yaa...
Dari sekian banyak yang diungkapkan sang grilyawan, gw cuma baru bisa menangkap satu kesimpulan "Integritas dan kesetiaan justru salah satu unsur yang membuat kita merasa bebas"
kesetiaan terhadap diri sendiri membuat kita utuh ya..ya..yaa. Lalu sejauh apa kita mampu setia pada diri sendiri ???
Saturday, June 30, 2007
Hidup itu indah.. benarkah ??
"bahkan dalam kepahitan, ada saja keindahan yang terselip didalamnya "
Intinya tetap saja..
Jangan pernah menyerah
Kapan saatnya kita harus benar-benar "percaya" ??
di saat kita benar-benar jatuh
Sudah melihat banyak kejatuhan yang teramat pahit
namun cuma beberapa diantara mereka yang benar-benar terpuruk
dan baru mengerti...
mereka hanya benar-benar terpuruk dikala mereka lupa untuk "percaya"
"bahkan dalam kepahitan, ada saja keindahan yang terselip didalamnya "
Intinya tetap saja..
Jangan pernah menyerah
Kapan saatnya kita harus benar-benar "percaya" ??
di saat kita benar-benar jatuh
Sudah melihat banyak kejatuhan yang teramat pahit
namun cuma beberapa diantara mereka yang benar-benar terpuruk
dan baru mengerti...
mereka hanya benar-benar terpuruk dikala mereka lupa untuk "percaya"
Sunday, June 24, 2007
Rasanya aneh..
banyak sekali hal didalam benak ini
Ntah bagaimana ..
Like A Comet
Blazing 'Cross The Evening Sky
Gone Too Soon
Like A Rainbow
Fading In The Twinkling Of An Eye
Gone Too Soon
Shiny And Sparkly
And Splendidly Bright
Here One Day
Gone One Night
Like The Loss Of Sunlight
On A Cloudy Afternoon
Gone Too Soon
Like A Castle
Built Upon A Sandy Beach
Gone Too Soon
Like A Perfect Flower
That Is Just Beyond Your Reach
Gone Too Soon
Born To Amuse, To Inspire, To Delight
Here One Day
Gone One Night
Like A Sunset
Dying With The Rising Of The Moon
Gone Too Soon
Gone Too Soon
(Michael Jackson - Gone Too Soon )
Mungkin hanya ini yang bisa meterjemahkannya
banyak sekali hal didalam benak ini
Ntah bagaimana ..
Like A Comet
Blazing 'Cross The Evening Sky
Gone Too Soon
Like A Rainbow
Fading In The Twinkling Of An Eye
Gone Too Soon
Shiny And Sparkly
And Splendidly Bright
Here One Day
Gone One Night
Like The Loss Of Sunlight
On A Cloudy Afternoon
Gone Too Soon
Like A Castle
Built Upon A Sandy Beach
Gone Too Soon
Like A Perfect Flower
That Is Just Beyond Your Reach
Gone Too Soon
Born To Amuse, To Inspire, To Delight
Here One Day
Gone One Night
Like A Sunset
Dying With The Rising Of The Moon
Gone Too Soon
Gone Too Soon
(Michael Jackson - Gone Too Soon )
Mungkin hanya ini yang bisa meterjemahkannya
Wednesday, June 20, 2007
Mereka menyebutnya anugrah
Hujan turun..
siang ini..
ditempat kerja yang biasanya pengap dan gerah ini
butiran-butiran air itu seolah menari..
udara jadi terasa sejuk.
Sudah lama tidak menikmati suasana ini..
duduk didalam ruangan, bermandi cahaya lampu kuning..dimana hujan tengah turun deras diluar sana. Di temani kopi hangat, sebatang rokok, dan alunan lagu-lagu manis. Membiarkan monitor tetap menyala, dan hanya diam sambil melihat ke arah jendela..menyaksikan daun dan genteng yang perlahan basah..
heuuum perasaan aman..perasaan nyaman mengalir dalam tubuh..
Hangaat...
siang ini..
ditempat kerja yang biasanya pengap dan gerah ini
butiran-butiran air itu seolah menari..
udara jadi terasa sejuk.
Sudah lama tidak menikmati suasana ini..
duduk didalam ruangan, bermandi cahaya lampu kuning..dimana hujan tengah turun deras diluar sana. Di temani kopi hangat, sebatang rokok, dan alunan lagu-lagu manis. Membiarkan monitor tetap menyala, dan hanya diam sambil melihat ke arah jendela..menyaksikan daun dan genteng yang perlahan basah..
heuuum perasaan aman..perasaan nyaman mengalir dalam tubuh..
Hangaat...
Thursday, June 07, 2007
3 Hari Untuk Selamanya
"lewat sudah tiga hari tuk slamanya
dan kekal lah detik-detik didalamnya
Kini tersisa reka semata, cara untuk kembali..."[FLOAT]
Gelisah, takut, sedih, dan entah apa lagi..
Pernah merasa kehilangan ?
Sedang kehilangan sesuatu yang dikenal dengan nama 'rasa'. Kehilangan sesuatu yang tidak tampak, bukan hal yang berwujud... bukan apa-apa, bukan pula siapa-siapa...
Hanya sebuah rasa, rasa yang pernah ada terhadap sosok yang dipercaya.
Kehilangan perasaan khawatir, rasa kangen, rasa percaya, rasa kecewaa dan yang lebih parah bahkan kehilangan rasa perduli.. ahhhhh
Aneh karena bukan sosok nya yg terasa hilang. Tapi rasa terhadap sosok itu yang mendadak tiada. Tidak tahu karena apa..tidak mengerti..
Awalnya dibiarkan saja, tapi lama-lama mengganggu..tidak nyaman. Berusaha mencari-cari rasa itu..kemana perginya..? berusaha mencari tahu..kenapa rasa itu menghilang. Berusaha mempertahankan dengan mengingat berbagai moment, tapi.. malah semakin parah. Ingat kejadiannya namun lupa rasanya. Lupa mengapa bisa tertawa bersama saat itu ? Mengapa bisa bersedih untuknya ? Mengapa bisa sangat mengkhawatirkannya...?
Lupaaa... tak lagi kenal. Siapa dia..? entahlah..tak perdulii
rasa berhenti...menghilang...
Tidak berharap sosoknya harus tampak nyata..ada didepan mata..
bukan itu..
Terus mencari-cari..
siapa tahu rasa itu hanya sembunyi.
Tapi... semakin dicari, semakin menghilang.
Sebuah rasa pada sesuatu yang seolah tak lagi bisa dijangkau untuk disentuh
sangat jauh..jauh sekali, dingin tak hangat lagi, kosong..
hilang..hanya hilang. Entah APA SEBABNYA..??
Larut dalam banyak sekali pertanyaan
Ada apa? mengapa..? Haruskah ..? apakah memang sudah saatnya..? untuk apa ?
[FLOAT] "Mungkinkah hati miliki kembaran rasa ?
semua henti disana..
PERCUMA...."
dan kekal lah detik-detik didalamnya
Kini tersisa reka semata, cara untuk kembali..."[FLOAT]
Gelisah, takut, sedih, dan entah apa lagi..
Pernah merasa kehilangan ?
Sedang kehilangan sesuatu yang dikenal dengan nama 'rasa'. Kehilangan sesuatu yang tidak tampak, bukan hal yang berwujud... bukan apa-apa, bukan pula siapa-siapa...
Hanya sebuah rasa, rasa yang pernah ada terhadap sosok yang dipercaya.
Kehilangan perasaan khawatir, rasa kangen, rasa percaya, rasa kecewaa dan yang lebih parah bahkan kehilangan rasa perduli.. ahhhhh
Aneh karena bukan sosok nya yg terasa hilang. Tapi rasa terhadap sosok itu yang mendadak tiada. Tidak tahu karena apa..tidak mengerti..
Awalnya dibiarkan saja, tapi lama-lama mengganggu..tidak nyaman. Berusaha mencari-cari rasa itu..kemana perginya..? berusaha mencari tahu..kenapa rasa itu menghilang. Berusaha mempertahankan dengan mengingat berbagai moment, tapi.. malah semakin parah. Ingat kejadiannya namun lupa rasanya. Lupa mengapa bisa tertawa bersama saat itu ? Mengapa bisa bersedih untuknya ? Mengapa bisa sangat mengkhawatirkannya...?
Lupaaa... tak lagi kenal. Siapa dia..? entahlah..tak perdulii
rasa berhenti...menghilang...
Tidak berharap sosoknya harus tampak nyata..ada didepan mata..
bukan itu..
Terus mencari-cari..
siapa tahu rasa itu hanya sembunyi.
Tapi... semakin dicari, semakin menghilang.
Sebuah rasa pada sesuatu yang seolah tak lagi bisa dijangkau untuk disentuh
sangat jauh..jauh sekali, dingin tak hangat lagi, kosong..
hilang..hanya hilang. Entah APA SEBABNYA..??
Larut dalam banyak sekali pertanyaan
Ada apa? mengapa..? Haruskah ..? apakah memang sudah saatnya..? untuk apa ?
[FLOAT] "Mungkinkah hati miliki kembaran rasa ?
semua henti disana..
PERCUMA...."
Saturday, June 02, 2007
Sayap Malaikat Kecil
Saat kepulangan hari itu..
dari sekian banyak pesan yang masuk, ada satu..
satu yang membuat saya...
bule dimana kah kau berada? tak ada kabar hingga malam ini.
buleeee.
malam ini sudah bulan purnama, awan mendung menutupi sinarnya bulan, BT tapi saya senang karena ternyata tanpa sinar bulan itu pun sayap malaikat menyelimuti saya? bagaimana dengan kamu, kenapa kamu memilih untuk diam? ada pa le? apakah ada sebuah kado, yang disampaikan padamu, sehingga kamu harus menikmati dalam diam?
bule benar kata lu, tulisan merupakan langkah paling tepat untuk memulai sebuah senyuman. enak banget le, jadi apakah ini arti diam mu? jalan masih panjang, masa depan ada ditangan kita. Iya kamu benar, gw janji..
dimana sebuah pertanyaan terjawab. dimana sebuah kado terbuka.
yah saya tidak meragukan itu..
bule kapan kita bertemu? dan sampai kapan kamu diam?
Menghela nafas...
"mengapa kamu diam ?" "apa yang kamu nikmati dalam diam ?" "apakah ada sebuah kado yang disampaikan padamu sehingga kamu harus menikmatinya dalam diam?"
semua kalimat itu berputar-berputar ..terus..terus..dan terus..dan teruss
" kadang tulisan merupakan langkah paling tepat untuk memulai sebuah senyuman."
termenung..
sebuah kalimat yang sempat terlupakan...
dari sekian banyak pesan yang masuk, ada satu..
satu yang membuat saya...
bule dimana kah kau berada? tak ada kabar hingga malam ini.
buleeee.
malam ini sudah bulan purnama, awan mendung menutupi sinarnya bulan, BT tapi saya senang karena ternyata tanpa sinar bulan itu pun sayap malaikat menyelimuti saya? bagaimana dengan kamu, kenapa kamu memilih untuk diam? ada pa le? apakah ada sebuah kado, yang disampaikan padamu, sehingga kamu harus menikmati dalam diam?
bule benar kata lu, tulisan merupakan langkah paling tepat untuk memulai sebuah senyuman. enak banget le, jadi apakah ini arti diam mu? jalan masih panjang, masa depan ada ditangan kita. Iya kamu benar, gw janji..
dimana sebuah pertanyaan terjawab. dimana sebuah kado terbuka.
yah saya tidak meragukan itu..
bule kapan kita bertemu? dan sampai kapan kamu diam?
Menghela nafas...
"mengapa kamu diam ?" "apa yang kamu nikmati dalam diam ?" "apakah ada sebuah kado yang disampaikan padamu sehingga kamu harus menikmatinya dalam diam?"
semua kalimat itu berputar-berputar ..terus..terus..dan terus..dan teruss
" kadang tulisan merupakan langkah paling tepat untuk memulai sebuah senyuman."
termenung..
sebuah kalimat yang sempat terlupakan...
Monday, May 07, 2007
Tuesday, May 01, 2007
Hati yang bicara, Hati yang mendengar
Bukankah kita adalah mahluk yang cuma mau mendengar tentang hal yang ingin kita dengar saja..?? Makanya kita jarang tahu apa yang terjadi sebenarnya..
Heemm...mungkin karena itu, kadang kala kita tidak sadar bahkan tidak tahu...
kemana saja sebetulnya kita selama ini..???
Kepala memang punya kuping..
tapi mudah-mudahan hati juga pandai mendengar...
Mudah-mudahan....
Heemm...mungkin karena itu, kadang kala kita tidak sadar bahkan tidak tahu...
kemana saja sebetulnya kita selama ini..???
Kepala memang punya kuping..
tapi mudah-mudahan hati juga pandai mendengar...
Mudah-mudahan....
Tuesday, April 24, 2007
Makan ikan ?
Kucing nggak akan pernah nolak kalau dikasih ikan.
Sayangnya kita bukan kucing, kita manusia, mahluk yang punya selera. Yang kabarnya kalau kita mau sedikit mencari tahu nih... kita akan tahu apa yang benar-benar kita inginkan, kita butuhkan, kita sukai, serta yang betul-betul kita cintai.
Jadi yang penting ikannya atau rasanya..??
Kalau mau gampangnya sih tinggal ambil aja ikan yang ada didepan mata..toh ada. Tapi kita manusia yang makannya bukan cuma ikan..lagipula belum tentu ikan yang kita makan itu masih segar atau rasanya memang betul-betul enak. Belum lagi kalau yang sedang kita butuhkan sebenarnya bukan ikan, misalnya untuk saat ini sebetulnya kita sedang butuh air putih karena kita kehausan. Lalu mau bagaimana ? tetap makan ikan ?? Kalaupun kita terpaksa memakannya apakah itu akan membuat 'rasa haus' kita hilang ?
Yah tapi toh itu cuma ikan...
(hehehe)
"Mencari ?! setidaknya lebih baik dari pada hanya pura-pura tahu atau bahkan tidak melakukan apa-apa"
Sayangnya kita bukan kucing, kita manusia, mahluk yang punya selera. Yang kabarnya kalau kita mau sedikit mencari tahu nih... kita akan tahu apa yang benar-benar kita inginkan, kita butuhkan, kita sukai, serta yang betul-betul kita cintai.
Jadi yang penting ikannya atau rasanya..??
Kalau mau gampangnya sih tinggal ambil aja ikan yang ada didepan mata..toh ada. Tapi kita manusia yang makannya bukan cuma ikan..lagipula belum tentu ikan yang kita makan itu masih segar atau rasanya memang betul-betul enak. Belum lagi kalau yang sedang kita butuhkan sebenarnya bukan ikan, misalnya untuk saat ini sebetulnya kita sedang butuh air putih karena kita kehausan. Lalu mau bagaimana ? tetap makan ikan ?? Kalaupun kita terpaksa memakannya apakah itu akan membuat 'rasa haus' kita hilang ?
Yah tapi toh itu cuma ikan...
(hehehe)
"Mencari ?! setidaknya lebih baik dari pada hanya pura-pura tahu atau bahkan tidak melakukan apa-apa"
Friday, April 20, 2007
Mari Belajar Kavitalisme
Ciri-ciri Kavitalisme
- Menggunakan pakaian dengan warna-warna permen, seperti perpaduan biru muda, pink dan ungu imut
- Menjual apapun demi menghasilkan uang, seperti susu ultra, roti, baju2 lucu, dll
- Kerja dengan banyak orang itu kadang menyebalkan, tapi kerja sendiri lebih menyebalkan..
- Mengatakan iya bila memang iya dan tidak bila memang tidak
- Profesi itu harus menghasilkan uang, tapi kalau hobi mesti dijalanin dengan hati
- Jangan pernah percaya pada orang baru
- Pakai jilbab bukan berarti tidak gaya
- Sepatu lucu..?? kudu!!!
- Tesis no dua setelah pernikahan
- Kalau ketemu orang tidak pernah lupa mengajak ikut ESQ
- Selalu menjaga kebersihan kecuali kebersihan Sky Fm
- Hati-hati mengenakan pakaian..salah sedikit bisa bikin BT seharian
- Lagu ter enak adalah disco 80'an huahahahaha....
Wednesday, April 18, 2007
Sayap- sayapnya patah..
saya tahu dia tidak lagi mempercayai 'keajaiban..'
Tapi...saya menghargainya...
Tak apa teman..
akhirnya menyadari saya terlalu sombong karena merasa perlu menemani
dan tenang saja.. akhirnya saya tahu saya tak perlu menunggu..
Semoga menemukan banyak hal
Semoga tetap tahu jalan pulang
Dan tetap lah tertawa... ;)
saya tahu dia tidak lagi mempercayai 'keajaiban..'
Tapi...saya menghargainya...
Tak apa teman..
akhirnya menyadari saya terlalu sombong karena merasa perlu menemani
dan tenang saja.. akhirnya saya tahu saya tak perlu menunggu..
Semoga menemukan banyak hal
Semoga tetap tahu jalan pulang
Dan tetap lah tertawa... ;)
Monday, April 16, 2007
Gimana coba ???
Apa yang akan kamu lakukan jika nasib sial menghampirimu, misalnya: kamu adalah seorang jomblo menahun, sedang dalam kondisi ketidak pastian, dan mendadak Hp, dompet beserta semua isinya hilang...
Nah bagaimana reaksimu ?
A. Mandi kembang tujuh rupa biar sialnya hilang
B. Duduk terdiam sambil mengasihani diri sendiri karena merasa jadi orang paling sial di dunia
C. Marah-marah selama berhari-hari sampai akhirnya cape sendiri
D. Mencari-cari kesalahan orang lain, biar rasa bersalah terhadap diri sendiri (krn teledor) nggak terlalu terasa
E. Bikin pengumuman kesemua orang, biar kalo ngamuk2 atau nangis2 ada yang 'ngewaro'
Hehehe...Konon ciri orang yang "benar-benar" sukses itu adalah begini :
1. Tersenyum. Karena tahu caranya bersyukur
2. Kuat. Karena selalu tahu bagaimana caranya bangkit disaat jatuh
3. Berkembang. Karena selalu belajar dari kesalahan,kesulitan, keterhimpitan, dan kesialan yang sebelumnya dialami.
4. Realistis. Sadar betul bahwa semua yang didapat bisa juga hilang begitu saja, kecuali potensi yang ada dalam diri. Hal ini membuat mereka akhirnya lebih menghargai potensi, ketimbang materi.
Aset terbaik kita adalah potensi..bukan materi nyeeet!!!
Nah bagaimana reaksimu ?
A. Mandi kembang tujuh rupa biar sialnya hilang
B. Duduk terdiam sambil mengasihani diri sendiri karena merasa jadi orang paling sial di dunia
C. Marah-marah selama berhari-hari sampai akhirnya cape sendiri
D. Mencari-cari kesalahan orang lain, biar rasa bersalah terhadap diri sendiri (krn teledor) nggak terlalu terasa
E. Bikin pengumuman kesemua orang, biar kalo ngamuk2 atau nangis2 ada yang 'ngewaro'
Hehehe...Konon ciri orang yang "benar-benar" sukses itu adalah begini :
1. Tersenyum. Karena tahu caranya bersyukur
2. Kuat. Karena selalu tahu bagaimana caranya bangkit disaat jatuh
3. Berkembang. Karena selalu belajar dari kesalahan,kesulitan, keterhimpitan, dan kesialan yang sebelumnya dialami.
4. Realistis. Sadar betul bahwa semua yang didapat bisa juga hilang begitu saja, kecuali potensi yang ada dalam diri. Hal ini membuat mereka akhirnya lebih menghargai potensi, ketimbang materi.
Aset terbaik kita adalah potensi..bukan materi nyeeet!!!
Wednesday, April 11, 2007
Ketika hujan masih berirama
Syukurlah hujan masih berirama..
sayangnya akhir-akhir ini gw tidak bisa mendengarnya
pufff..terlalu penuh..
Butuh ruang yang sedikit luas untuk bisa bernafas
merasa terjejal walau belum sesak..
ruang untuk bisa terdiam, melompat, melesat, mengalir..
ruang untuk menikmati indahnya irama rintik hujan
yang selalu bercerita...
sayangnya akhir-akhir ini gw tidak bisa mendengarnya
pufff..terlalu penuh..
Butuh ruang yang sedikit luas untuk bisa bernafas
merasa terjejal walau belum sesak..
ruang untuk bisa terdiam, melompat, melesat, mengalir..
ruang untuk menikmati indahnya irama rintik hujan
yang selalu bercerita...
Sunday, March 25, 2007
Matahari Pertama di Tahun ke-25
to: Tuhan
Terimakasih...
Untuk memberikan lagi satu kesempatan...
kesempatan untuk bisa melihat dan merasakannya lagi..
langit biru yang lain..embun dan hijaunya daun yang lain..
untuk satu sentuhan lagi..
matahari yang tulus memberikan kehangatan...
menjalar pelan dengan sederhana kesetiap unsur lain...
memberikan kesempatan untuk..
merasa.."hidup!"
Terimakasih...masih bersedia mengingatkan..
Terimakasih..untuk sudah memberikan banyak jawaban di tahun ini
Terimakasih....
Terimakasih...
Untuk memberikan lagi satu kesempatan...
kesempatan untuk bisa melihat dan merasakannya lagi..
langit biru yang lain..embun dan hijaunya daun yang lain..
untuk satu sentuhan lagi..
matahari yang tulus memberikan kehangatan...
menjalar pelan dengan sederhana kesetiap unsur lain...
memberikan kesempatan untuk..
merasa.."hidup!"
Terimakasih...masih bersedia mengingatkan..
Terimakasih..untuk sudah memberikan banyak jawaban di tahun ini
Terimakasih....
Friday, March 23, 2007
Dunia kulit Jeruk
Apa kabar dunia ?
Gw akhirnya berpikir bahwa internet dikantor memang sudah betul-betul tidak bersahabat dengan gw. Lambat, sering eror, berbatas waktu..ditambah dengan kualitas komputer yang mengecewakan, belum lagi banyak virus yang menggauli hapir semua komputer yang ada..damn sesaaaat..!!
Bayangkan saja gw perlu mengeluarkan banyak energi dan menambah sedikit faktor kesabaran hanya untuk Sign In ke blog ini, kesulitan membuka dan membalas email, belum lagi pekerjaan gw yang menumpuk ruwet pada jam-jam tertentu, yang lebih ironis..semua pekerjaan gw saat ini sungguh membutuhkan sumbangan jasa internet. Semua persoalan sebetulnya mudah saja selesai kalau dengan hati lapang gw langsung terbang ke warnet..sayangnya ada beberapa pertanyaan lagi yang muncul setiap kali gw hendak melakukannya
"kapan..?? dan haruskah..??"
wiuuuh..ya..ya..ya. Sabar le...!
"sekarang gw baru tahu kenapa ada orang yang bilang kalau sabar dan tolol itu sebetulnya beda tipis..."
Gw akhirnya berpikir bahwa internet dikantor memang sudah betul-betul tidak bersahabat dengan gw. Lambat, sering eror, berbatas waktu..ditambah dengan kualitas komputer yang mengecewakan, belum lagi banyak virus yang menggauli hapir semua komputer yang ada..damn sesaaaat..!!
Bayangkan saja gw perlu mengeluarkan banyak energi dan menambah sedikit faktor kesabaran hanya untuk Sign In ke blog ini, kesulitan membuka dan membalas email, belum lagi pekerjaan gw yang menumpuk ruwet pada jam-jam tertentu, yang lebih ironis..semua pekerjaan gw saat ini sungguh membutuhkan sumbangan jasa internet. Semua persoalan sebetulnya mudah saja selesai kalau dengan hati lapang gw langsung terbang ke warnet..sayangnya ada beberapa pertanyaan lagi yang muncul setiap kali gw hendak melakukannya
"kapan..?? dan haruskah..??"
wiuuuh..ya..ya..ya. Sabar le...!
"sekarang gw baru tahu kenapa ada orang yang bilang kalau sabar dan tolol itu sebetulnya beda tipis..."
Wednesday, February 28, 2007
...
Bisakah kalian menghargai perbedaan..? sedikit saja. Tidak mengerti..tak apa. Tapi..jangan paksa saya menjadi seperti orang lain, saya hanya tidak bisa membohongi diri saya sendiri. Saya selalu mengerjakan apapun yang saya cintai..saya hanya ingin selalu mengerjakannya dengan hati saya. Saya mengerjakan apapun yang membuat saya bahagia..saya hanya tidak bisa mengerjakan sesuatu jika saya tidak merasa bahagia. Saya tidak mengerjakan sesuatu untuk jadi yang terbaik..saya hanya mengerjakannya untuk belajar menjadi lebih baik. Saya menyukai setiap warna yang ada.. hummm (*sigh*)..mungkinkah saya dihargai dengan warna yang saya punya ?
Friday, February 23, 2007
Permainan
Masih ingat dengan pernyataan
"presepsi bisa membunuhmu.." ??
Ada sebuah permainan
namanya permainan
"emangnya lo siapa ??"
Permainan ini biasa dimainkan beberapa teman diluar sana. Teman-teman yang merasa "pernah atau masih" menjadi korban dari pola pikir lingkungan sekitar, sebuah lingkungan yang kadang merasa sangat pantas menilai, men-judge atau tanpa sadar mengunder estimate orang lain..
*****************
Emangnya Lo Siapa..? : part I
Seorang remaja pria, mahasiswa tingkat tiga di Universitas X, sedang mengendarai sebuah mobil fasilitas dari orang tua yang biasa-biasa saja [nggak mewah tapi nggak butut juga..].
Tak berapa lama hp Nokia sejuta umatnya berdering, dan sebuah pembicaraan terjadi
Mahasiswa :
"hai pap..! Iya nih pap harus ganti oli, hehe uangnya nggak ada..
aseeeeek makasih ya pap.."
Tidak lama, ia menutup telpon dan kembali melanjutkan obrolan dengan si cantik kekasih hati yang duduk manis disampingnya. Mobilnya berhenti ketika lampu merah menyala, seorang pengamen datang menghampiri... langsung beraksi..!! menyanyikan lagu andalannya, apalagi kalau bukan gubahan bang Iwan Fals. Suara miris terkikis-kikis yang dipaksaan semirip mungkin dengan sang idola, mulai mengalun.
Si mahasiswa berkata pada kekasihnya yang sedari tadi sibuk mengais-ngais tasnya, mencari lima ratus perak.
"say jangan dikasih ah...nanti kebiasaan..!!"
Lampu merah masih menyala, pengamen pergi dengan manyun akibat cuma dapat lambaian tangan tanpa rupiah. Selanjutnya datang dua orang pengemis menengadahkan tangannya. Si Cantik menolehkan kepala pada sang kekasih mananti sebuah persetujuan
Mahasiswa berkata:
"jaaangan say !! nanti kebiasaan ah.."
Lampu hijau menyala..
Mahasiswa berkata:
"aku nggak habis pikir deh"
[memasang wajah serius ]
"Dasar orang Indonesia..pemalas!, masih seger gitu bisanya cuma mintaaa doang..nggak mau usaha !! Liat deh setiap stop-an banyak banget orang yang minta-minta, Itu tuh yang bikin negara kita nggak maju-maju, masyarakatnya nggak terdidik sih..pola pikirnya sempit banget.."
Si cantik menggaguk-angguk tanda mengerti, kemudian berusaha mengalihkan pembicaraan
Si cantik :
"say..gimana ibu kost masih marah-marah ? kamu juga sih...makanya jangan telat kalo bayar kost, tapi sekarang udah beres kan ?!"
Mahasiswa:
[dengan wajah pucat]
"Ya ampuuun say..gila aku lupa belum bayar. Ahh padahal tadi bokap nelpon, bukan sekalian minta ya...bego banget aku!!"
Si Cantik :
[tersenyum]
"Orang Indonesia itu emang bisanya cuma minta ya say...hehehe!!"
***************
Teman-teman berkata:
emang bener ya.. "orang Indonesia itu pemalas" ?
terus...
emangnya lo siapa..?
"presepsi bisa membunuhmu.." ??
Ada sebuah permainan
namanya permainan
"emangnya lo siapa ??"
Permainan ini biasa dimainkan beberapa teman diluar sana. Teman-teman yang merasa "pernah atau masih" menjadi korban dari pola pikir lingkungan sekitar, sebuah lingkungan yang kadang merasa sangat pantas menilai, men-judge atau tanpa sadar mengunder estimate orang lain..
*****************
Emangnya Lo Siapa..? : part I
Seorang remaja pria, mahasiswa tingkat tiga di Universitas X, sedang mengendarai sebuah mobil fasilitas dari orang tua yang biasa-biasa saja [nggak mewah tapi nggak butut juga..].
Tak berapa lama hp Nokia sejuta umatnya berdering, dan sebuah pembicaraan terjadi
Mahasiswa :
"hai pap..! Iya nih pap harus ganti oli, hehe uangnya nggak ada..
aseeeeek makasih ya pap.."
Tidak lama, ia menutup telpon dan kembali melanjutkan obrolan dengan si cantik kekasih hati yang duduk manis disampingnya. Mobilnya berhenti ketika lampu merah menyala, seorang pengamen datang menghampiri... langsung beraksi..!! menyanyikan lagu andalannya, apalagi kalau bukan gubahan bang Iwan Fals. Suara miris terkikis-kikis yang dipaksaan semirip mungkin dengan sang idola, mulai mengalun.
Si mahasiswa berkata pada kekasihnya yang sedari tadi sibuk mengais-ngais tasnya, mencari lima ratus perak.
"say jangan dikasih ah...nanti kebiasaan..!!"
Lampu merah masih menyala, pengamen pergi dengan manyun akibat cuma dapat lambaian tangan tanpa rupiah. Selanjutnya datang dua orang pengemis menengadahkan tangannya. Si Cantik menolehkan kepala pada sang kekasih mananti sebuah persetujuan
Mahasiswa berkata:
"jaaangan say !! nanti kebiasaan ah.."
Lampu hijau menyala..
Mahasiswa berkata:
"aku nggak habis pikir deh"
[memasang wajah serius ]
"Dasar orang Indonesia..pemalas!, masih seger gitu bisanya cuma mintaaa doang..nggak mau usaha !! Liat deh setiap stop-an banyak banget orang yang minta-minta, Itu tuh yang bikin negara kita nggak maju-maju, masyarakatnya nggak terdidik sih..pola pikirnya sempit banget.."
Si cantik menggaguk-angguk tanda mengerti, kemudian berusaha mengalihkan pembicaraan
Si cantik :
"say..gimana ibu kost masih marah-marah ? kamu juga sih...makanya jangan telat kalo bayar kost, tapi sekarang udah beres kan ?!"
Mahasiswa:
[dengan wajah pucat]
"Ya ampuuun say..gila aku lupa belum bayar. Ahh padahal tadi bokap nelpon, bukan sekalian minta ya...bego banget aku!!"
Si Cantik :
[tersenyum]
"Orang Indonesia itu emang bisanya cuma minta ya say...hehehe!!"
***************
Teman-teman berkata:
emang bener ya.. "orang Indonesia itu pemalas" ?
terus...
emangnya lo siapa..?
Saturday, February 17, 2007
apa kabar ?
"apa kabar ?"
Hanya entah kenapa..
merindukan pertanyaan tersebut
seorang bodoh baru menyadari bahwa kalimat sesederhana ini kadang berarti besar
Ketika saya hanya menatap kosong layar bertuliskan "has signed out"
sejenak tidak ada satu hal pun yang ingin dilakukan..
hanya terdiam..
Dalam satu menit pikiran saya hanya mengulang sebuah kalimat
apakabarapakabarapakabarapakabarapakabar
karena...waktu kadang terlalu sempit..
cerita hanya tersimpan
karena waktu kadang terlalu sempit..
cerita berubah jadi diam..tanpa sempat dibagi
Kupu-kupu bersayap hijau
teman kecil saya..
karena waktu kadang terlalu sempit..
saya mendengar..masih sangat senang mendengar..
masih suka menunggu dan tertawa bersama..
masih sangat senang melihat sesuatu yang terbang..
dengan sayapnya yang berwarna
jika hanya untuk menemani..
ahh..saya tidak lagi berminat mencari, tidak lagi ingin mendatangi..
"hey..saya bisa menemani dimanapun saya berada..!!"
namun..
saya tercekat ketika suatu hari, melihat layar berhenti bergerak
seperti firasat namun hablur..
Walau...
ada saja cerita yang ingin dibagi
begitu banyak cerita yang masih ingin didengar..
begitu banyak hal yang masih ingin ditertawakan..
tapi tetap saja terhenti..
karena mungkin waktu memang terlalu sempit..
bahkan untuk sebuah kata
"apa kabar..?"
atau
karena mungkin waktu memang begitu panjang..
hingga kenaifan yang pernah dikenal
tak lagi harus ditemuan..
Ada satu hal yang baru saya sadari...
Kupu-kupu bersayap hijau..
teman kecil saya..
Karena waktu kadang sangat panjang..
maka saya tidak pernah tahu
kapan pertemuan terjadi kembali
mungkin secepatnya..
mungkin begitu lama..
atau mungkin... tak akan pernah lagi
Mendadak sesak..
mendadak menyesal..
Entah berapa kali kata "apa kabar" terlewatkan..
hingga banyak cerita...tercekat..
hanya tersimpan
yah mungkin memang iya..
sudah tidak ada "apa kabar" lagi untuk..
sebuah printilan..
tak apa..
benar-benar tak mengapa :)
saya meninggalkan layar ini sambil tersenyum..
setidaknya tahu..tidak ada yang perlu ditunggu
Karena "apa kabar?" tidak bisa menunggu
Hanya entah kenapa..
merindukan pertanyaan tersebut
seorang bodoh baru menyadari bahwa kalimat sesederhana ini kadang berarti besar
Ketika saya hanya menatap kosong layar bertuliskan "has signed out"
sejenak tidak ada satu hal pun yang ingin dilakukan..
hanya terdiam..
Dalam satu menit pikiran saya hanya mengulang sebuah kalimat
apakabarapakabarapakabarapakabarapakabar
karena...waktu kadang terlalu sempit..
cerita hanya tersimpan
karena waktu kadang terlalu sempit..
cerita berubah jadi diam..tanpa sempat dibagi
Kupu-kupu bersayap hijau
teman kecil saya..
karena waktu kadang terlalu sempit..
saya mendengar..masih sangat senang mendengar..
masih suka menunggu dan tertawa bersama..
masih sangat senang melihat sesuatu yang terbang..
dengan sayapnya yang berwarna
jika hanya untuk menemani..
ahh..saya tidak lagi berminat mencari, tidak lagi ingin mendatangi..
"hey..saya bisa menemani dimanapun saya berada..!!"
namun..
saya tercekat ketika suatu hari, melihat layar berhenti bergerak
seperti firasat namun hablur..
Walau...
ada saja cerita yang ingin dibagi
begitu banyak cerita yang masih ingin didengar..
begitu banyak hal yang masih ingin ditertawakan..
tapi tetap saja terhenti..
karena mungkin waktu memang terlalu sempit..
bahkan untuk sebuah kata
"apa kabar..?"
atau
karena mungkin waktu memang begitu panjang..
hingga kenaifan yang pernah dikenal
tak lagi harus ditemuan..
Ada satu hal yang baru saya sadari...
Kupu-kupu bersayap hijau..
teman kecil saya..
Karena waktu kadang sangat panjang..
maka saya tidak pernah tahu
kapan pertemuan terjadi kembali
mungkin secepatnya..
mungkin begitu lama..
atau mungkin... tak akan pernah lagi
Mendadak sesak..
mendadak menyesal..
Entah berapa kali kata "apa kabar" terlewatkan..
hingga banyak cerita...tercekat..
hanya tersimpan
yah mungkin memang iya..
sudah tidak ada "apa kabar" lagi untuk..
sebuah printilan..
tak apa..
benar-benar tak mengapa :)
saya meninggalkan layar ini sambil tersenyum..
setidaknya tahu..tidak ada yang perlu ditunggu
Karena "apa kabar?" tidak bisa menunggu
Subscribe to:
Posts (Atom)